RANGKUMAN JENIS COPY


 RANGKUMAN JENIS COPY

    1. Media Tradisional

a. Media Cetak – contoh: majalah, koran, brosur, pamflet, booklet, katalog.

Iklan Display: Menggabungkan teks (copy) dengan gambar/visual. Panjang copy menyesuaikan ukuran iklan. Menggunakan prinsip KISS (Keep It Short and Simple) agar pesan cepat tersampaikan dan tidak bertele-tele.

Advertorial: Bentuk teks promosi yang dikemas seperti artikel berita atau jurnalistik. Biasanya lebih panjang dan bersifat soft selling, memberikan informasi detail sekaligus membangun kredibilitas.


b. Media Penyiaran (TV & Radio)

Fokus pada storytelling untuk membangun kedekatan emosional dengan audiens.

Pesan disampaikan lewat suara, visual bergerak, dan musik latar.

Durasi terbatas, sehingga pesan utama harus disampaikan cepat dan jelas.


c. Media Luar Ruang (OOH – Out of Home) – contoh: billboard, poster, banner.

Sangat singkat: ideal 5–6 kata.

Mengutamakan headline yang menarik dan visual yang mencolok.

Ditujukan untuk orang yang melihat sekilas dalam waktu singkat.


    2. Media Digital

a. Web Copy / Display Ad

Lebih singkat dibanding advertorial cetak (±50% lebih ringkas).

Harus menerapkan SEO: letakkan keyword pada judul dan 100 kata pertama.

Tujuannya untuk meningkatkan traffic website dan konversi.

 

b. Media Sosial – contoh: Facebook, Instagram, Twitter/X.

Konten harus eye-catchy secara visual dan teks.

Headline ideal: ±25 karakter.

Body copy ideal: ±90 karakter.

Gunakan bahasa yang sesuai target audiens, hashtag, dan emoji.


c. Email Marketing

Subject: ±41 karakter atau ±7 kata, harus memancing rasa penasaran.

Body copy: maksimal ±200 kata, fokus pada manfaat produk/jasa.

Ukur efektivitas lewat Open Rate (jumlah email dibuka) dan CTR (klik link).


d. Push Notification

Sangat singkat karena ruang terbatas.

Headline: 5–6 kata.

Body copy: 10–15 kata.

Pesan harus padat, jelas, dan langsung mengajak aksi.

 

📌 Kesimpulan

Inti dari copywriting adalah adaptasi: copywriter harus menyesuaikan gaya penulisan, panjang teks, dan format sesuai media yang digunakan serta karakteristik audiensnya. Dengan begitu, pesan promosi bisa lebih efektif, mudah diingat, dan mampu memengaruhi target audiens untuk mengambil tindakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EKSPLOR KE LABUAN BAJO

RANGKUMAN COPYWRITING FORMULA